Pemilik motor Honda Vario di seluruh Indonesia diminta segera memeriksa kendaraannya ke dealer karena ditemukannya komponen mesin yang rusak.
Honda Vario yang bermasalah tersebut adalah produksi September 2006 sampai Maret 2007.
PT Astra Honda Motor (AHM), produsen motor Honda di Indonesia, mulai Kamis ini (5/4/2007) mengumumkan ke konsumennya untuk memeriksa mesin kendaraan Honda Vario.
Tim Quality AHM telah menemukan adanya komponen di rem belakang (anchor pin) yang tidak sempurna pemasangannya sehingga mengganggu sistem pengeremen. Penemuan kerusakan ini pertama kali di Jawa Timur.
“Kami minta konsumen Honda Vario aktif datang ke dealer untuk diperiksa kendaraannya kalau ternyata ada kerusakan akan diganti gartis,” kata Head of Corporate Communications AHM, Christanto ketika dihubungi detikFinance, Kamis (5/4/2007).
Christanto menolak jika pemeriksaan tersebut dinamakan recall atau penarikan.
“Tidak sedramatis itu, ini hanya pemeriksaan dan kalau ditemukan kerusakan akan diganti,” jelas Christanto.
Diakuinya, jika tidak segera diganti komponen yang bermasalah ini akan mengganggu keselamatan pemakaian di jalan.
“Jadi ini bentuk tanggungjawab, kita ingin memberikan jaminan yang baik untuk produk keluaran Vario,” tegas Christanto.
Sebagai bentuk tanggung jawab AHM dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan berkendara, AHM Akan melaksanakan kampanye pemeriksaan dan penggantian Anchor Pin/Nut (jika perlu) secara coma-cuma, khususnya untuk Honda Varlo tipe jari-jari nomor rangka MH1JF11186K000044 s/d MH1JF11127K066543 nomor mesin 4061JF11E 1000051 s/d JF11E1064761, dan Honda Vario tipe Cast Wheel: nomor rangka MH1JF12186 K000043 s/d MH1JF12127K082501 / nomor mesin 4066JF1000052 s/d JF12E1082441).
(dari berbagai sumber)
April 11, 2007 at 5:04 am
Wah jadi mikir-mikir lagi neh beli vario. Mana harganya udah naik lagi, sekarang denger2 jadi 14 jutaan. mahal amaaaat
April 18, 2007 at 3:55 am
Good job man!!!! Cool!!!!